Yuk kerja bakti
| Jenis Pemeriksaan | Kondisi | Kadar Normal | Jenis Pemeriksaan |
| Gula Darah Sewaktu (GDS) | Kapan saja (tanpa puasa) | < 200 mg/dL | Gula Darah Sewaktu (GDS) |
| Gula Darah Puasa (GDP) | Setelah puasa minimal 8 jam | 70 – 100 mg/dL | Gula Darah Puasa (GDP) |
| Gula Darah 2 Jam PP | 2 jam setelah makan | < 140 mg/dL | Gula Darah 2 Jam PP |
Perbandingan Gula Darah Tinggi dan Gula Darah Rendah
Hiperglikemia (Gula Darah Tinggi)
Terjadi ketika tubuh kekurangan insulin atau tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif. Gejala yang dialami bagi penderita gula darah tinggi antara lain sering haus, sering buang air kecil terutama malam hari, pandangan kabur, dan luka yang sulit sembuh.
Hipoglikemia (Gula Darah Rendah)
Terjadi ketika kadar gula darah turun di bawah normal (biasanya <70 mg/dL). Gejala yang dialami bagi penderita gula darah rendah antara lain seperti tubuh gemetar, keringat dingin, jantung berdebar, pusing, hingga penurunan kesadaran (pingsan).
Bagaimana Cara Pemeriksaan Gula Darah?
Pemeriksaan gula darah sangat disarankan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga diabetes atau gaya hidup sedentari (kurang gerak). Banyak orang baru sadar terkena gula darah tinggi setelah muncul komplikasi (seperti luka yang tidak sembuh atau pandangan kabur). Gula darah yang tinggi secara terus-menerus bertindak seperti “racun” bagi pembuluh darah. Jika dibiarkan, ini akan merusak saraf, ginjal, jantung, otak, dan mata.
| Jenis Pemeriksaan | Kondisi | Kadar Normal | Jenis Pemeriksaan |
| Gula Darah Sewaktu (GDS) | Kapan saja (tanpa puasa) | < 200 mg/dL | Gula Darah Sewaktu (GDS) |
| Gula Darah Puasa (GDP) | Setelah puasa minimal 8 jam | 70 – 100 mg/dL | Gula Darah Puasa (GDP) |
| Gula Darah 2 Jam PP | 2 jam setelah makan | < 140 mg/dL | Gula Darah 2 Jam PP |
Apa saja yang harus diperhatikan:
- Gerak badan: Pemeriksaan gula darah sangat disarankan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga diabetes atau gaya hidup sedentari (kurang gerak).
- Gerak badan: Pemeriksaan gula darah sangat disarankan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga diabetes atau gaya hidup sedentari (kurang gerak).
- Gerak badan: Pemeriksaan gula darah sangat disarankan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga diabetes atau gaya hidup sedentari (kurang gerak).
- Gerak badan: Pemeriksaan gula darah sangat disarankan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga diabetes atau gaya hidup sedentari (kurang gerak).
Pemeriksaan gula darah sangat disarankan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga diabetes atau gaya hidup sedentari (kurang gerak).